Pangdam XIII/Merdeka Kirim Puluhan Veldbed, Pasien Tidak Lagi Dirawat di Selasar RSUP Kandou

0
95
Veldbed bantuan Kodam XIII/Merdeka tiba di RSUP Kandou.
MANADO-Respon cepat diberikan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang terkait permohonan bantuan veldbed yang diajukan RSUP Kandou.
Dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Kandou dr Hanry Takasenseran, 50 veldbed (tempat tidur) sudah diterima dari Kodam XIII/Merdeka pada Kamis (10/1/2019).
Adanya bantuan tersebut, katanya, membuat selasar di Irina E atau ruang perawatan anak tidak ada lagi pasien.
Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH (kedua kanan) bersama Kabid P2P dr Steaven Dandel MPH (tengah) dan Kabid Pelayanan Kesehatan dr Lidya Tulus MARS (paling kiri), meninjau penanganan pasien di RSUP Kandou. Terlihat selasar Irina E tidak ada lagi pasien karena sudah dipindahkan ke sejumlah ruangan.
Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH (kedua kanan) bersama Kabid P2P dr Steaven Dandel MPH (tengah) dan Kabid Pelayanan Kesehatan dr Lidya Tulus MARS (paling kiri), meninjau penanganan pasien di RSUP Kandou. Terlihat selasar Irina E tidak ada lagi pasien karena sudah dipindahkan ke sejumlah ruangan.
“Pak Dirut menginstruksikan untuk menggunakan beberapa ruang perawatan di Irina D. Termasuk juga di lantai 4 Instalasi CVBC dipersiapkan apabila pasien membludak,” katanya, didampingi Kepala Irina E Ns Abram Babakal SKep, usai rapat koordinasi di Dinkes Sulut, Kamis sore.
Dijelaskan Takasenseran, hingga 10 Januari 2019, RSUP Kandou merawat 27 pasien DBD. Terdiri dari 8 pasien DHF dan 19 pasien DSS.
“Sedangkan 56 pasien lainnya masih didiagnosa observasi febris atau demam,” sebut Takasenseran.
Dia melanjutkan, selain membludaknya pasien anak, ada juga 5 pasien dewasa terdiagnosa DBD. “Dan sementara dirawat di Irina C,” pungkasnya.
Di sisi lain, Plt Kasubag Hukormas John Robert Tuwaidan ST MSi menyampaikan terima kasih atas bantuan veldbed dari Kodam XIII/Merdeka.
“Atas nama Dirut Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD, kami sampaikan apresiasi atas kepedulian Pangdam XIII/Merdeka untuk kelancaran penanganan pasien DBD,” pungkas juru bicara RS rujukan nasional di Indonesia Timur tersebut.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here