Calon Penumpang Pesawat Sebut Harga Tiket Naik Gila-gilaan

0
6060
Taman depan Bandara Sam Ratulangi Manado yang terus dipercantik PT Angkasa Pura.
MANADO-Jumlah penumpang pesawat ke Manado periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018/2019 mengalami penurunan sebesar 21 persen.
Hal itu disinyalir oleh pihak Bandara Sam Ratulangi karena faktor cuaca buruk yang membuat warga mengurungkan niat untuk melakukan perjalanan udara.
Akan tetapi, sejumlah warga perantau mengakui bahwa harga tiket pada musim Nataru 2018/2019 mengalami kenaikan drastis.
“Tiket mahal dari 1 juta naik sampe 5 juta. Saya dapat yang 2,5 juta. Mau pulang tunggu murah, pekan ini 2 juta tiket Manado-Jakarta,” ujar Willie Hermanus Roring.
Senada diungkapkan Carolina Kere. “Harga tiketnya naik gila-gilaan,” katanya.
PEMPROV KRITISI PENGELOLA MASKAPAI
Kepala Dinas Perhubungan Sulut Dr Lynda Watania MM MSi.
Kepala Dinas Perhubungan Sulut Dr Lynda Watania MM MSi.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulut Dr Lynda Watania MM MSi mengakui telah mengkritisi pihak pengelola maskapai.
Dengan mendesak supaya patuh pada Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang penerbangan.
Dan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.
“Jika melanggar, dikenakan sanksi berjenjang. Mulai dari peringatan, pengurangan frekuensi penerbangan, penundaan pemberian izin rute, denda administratif, hingga pembekuan rute penerbangan,” sebut Watania.
Dalam Permenhub tersebut, lanjut Watania, memuat juga formulasi tarif dan besaran tarif jarak (basic fare) setiap rute domestik kelas ekonomi. Ditambah pajak, asuransi, biaya pelayanan penumpang di bandara, dan biaya tambahan (pilihan penumpang secara opsional).
Dirinya tak menampik jika penerapan harga tiket selama Nataru 2018/2019, diberlakukan pengelola maskapai dengan memperhatikan manajemen bisnis masing-masing.
Watania mengakui, selama periode Nataru 2018/2019, Pemprov turut memantau penjualan tiket penerbangan.
“Kalau direct (langsung) dari bandara asal ke Manado, kami pantau harganya berada di kisaran 3-3,5 juta rupiah,” tutur Watania.
Sementara yang penerbangan transit, sebutnya, harga tiket bisa lebih tinggi. “Kalau yang pesan tiket jauh-jauh hari, pasti dapat lebih murah,” tandas Watania.
GM BANDARA: TIKET MAHAL TIDAK, PENINGKATAN IYA
GM Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai.
GM Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai.
Sebelumnya, GM Bandara Sam Ratulangi Minggus Gandeguai mengungkapkan, tidak ada tiket mahal selama Nataru.
“Kalau peningkatan (harga tiket), iya. Itu dialami calon penumpang yang kebagian rute penerbangan yang transit,” tandas Minggus.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here