3500 Lebih E-KTP Rusak dan Ganda Dimusnahkan, Ini Yang Dikatakan Mononimbar

0
49
Proses pemusnahan e-KTP rusak.

MINSEL – Menindaklanjuti surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, SE.no.470.13/11176/SJ, tentang penata usahaan E-KTP yang rusak atau Invalid serta surat yang di tujukan kepada seluruh Bupati atau Walikota di seluruh Indonesia tertanggal 13 Desember 2018, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Minahasa Selatan pada Selasa (18/12/2018) Melakukan Pemusahan e-KTP dengan cara dibakar.

e-KTP rusak yang akan dimusnahkan
e-KTP rusak yang akan dimusnahkan

Pemusnahan ini dilakukan di depan Kantor Dukcapil Minsel, yang disaksikan oleh Assiten Satu Setdakab Minsel Handry Sondakh mewakili Bupati DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, dan juga disaksikan oleh Kanit Buser Polres Minsel Fadhly, mewakili Kapolres Minahasa Selatan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Minahasa Selatan, Drs Corneles Mononimbar MM, mengatakan pemusnahan e-KTP Invalid dan juga KTP SIAK yang tidak terpakai atau rusak ini, merupakan instruksi dari Ditjen Dukcapil Kemendagri RI ke seluruh Dinas Kependudukan yang ada di Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Pemusnahan e-KTP invalid dan KTP SIAK rusak ini adalah edaran dari Ditjen Dukcapil Kemendagri Republik Indonesia, yang dimaksudkan agar tidak disalah-gunakan, apalagi saat ini menjelang pegelaran Pemilu Serentak, yang sangat memungkinkan kerawanan terjadinya kecurangan, dibidang data Pemilih, dan oleh Disdukcapil Minsel, melalukan Pemusnahan e-KTP invalid dan KTP SIAK yang tidak terpakai,” jelas Corneles Mononimbar.

Ditambahkan Mononimbar lebih lanjut, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Minahasa Selatan, melakukan pemusnahan KTP-el yang rusak, invalid atau ganda.

“Ini semua dilakukan agar terhindar dari potensi disalah gunakan oleh pihak tertentu apalagi Indonesia memasuki tahun politik dimana akan di laksanakan Pilcaleg dan Pilpres di tahun 2019 nanti,” Ujar Kadis Dukcapil Minsel Corneles Mononimbar.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi hal ini di salah gunakan oleh oknum atau komunitas tertentu menjadikan ini sebagai Black Campaign atau Kampanye Hitam atau perbuatan pelemahan terhadap pemerintah yang ada.

“Maka kami melaksanakan perintah dari atasan kami melalui Surat Edaran yang ada,” jelas Mononimbar.

Adapun hasil pantauan sejumlah awak media, pemusnahan KTP-el ini dilakukan dihalaman Pemkab Minsel tepatnya di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Semantara itu, kegiatan ini juga turut disaksikan langsung oleh Assisten 1 Pemkab Minsel, Handry Sondakh, serta yang mewakili Kapolres Minsel Kanit tindak pidana tertentu (Tipiter) fadly, serya para awak media dan masyarakat setempat.

( Andy Runtunuwu )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here