Ikut Nusantara Sehat, Dokter Umum Bakal Digaji 17 Juta Sebulan

0
4562
Kepala Pusrengun SDMK Kemenkes RI dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS (kanan) bersama Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH saat diwawancarai di Kantor Dinkes Sulut, Sabtu (15/12/2018) siang.

MANADO-Sejumlah strategi dilakukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna menambah peminat program Nusantara Sehat (NS), yang akan ditugaskan di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) serta daerah bermasalah kesehatan (DBK).

Dikatakan Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS, pihaknya akan meningkatkan insentif bagi tenaga NS.

“Kami sudah usulkan ke Menteri Keuangan agar gaji dokter umum Nusantara Sehat mencapai 17 juta rupiah sebulan, dari yang berlaku saat ini sebesar 11 juta rupiah. Kenaikan juga akan berlaku bagi tenaga kesehatan lain yang masuk dalam program Nusantara Sehat,” kata Rondonuwu saat ditemui usai pertemuan evaluasi Tim Ekspedisi NS Kepulauan Sangihe di Manado, Sabtu (15/12/2018).

Lanjut mantan Direktur Utama RSUP Prof Kandou Manado tersebut, langkah tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan dokter umum yang belum tersedia pada 14 persen dari 9.800-an Puskesmas se-Indonesia.

Rondonuwu mengakui, minat dokter umum masuk NS belum optimal. Data Pusrengun SDM Kesehatan menunjukkan masih kurang dokter umum ke Sulut.

Hanya ada 5 dokter umum ikut NS Individual. Masing-masing, 2 di Bolmong, 1 di Kepulauan Sangihe, dan 2 di Kepulauan Talaud.

“Kami juga akan memaksimalkan tenaga kesehatan di daerah masing-masing karena mereka pasti lebih mengenal kondisi di wilayah tersebut,” imbuhnya, seraya mengajak para tenaga kesehatan untuk ikut serta mendukung negara mewujudkan pelayanan kesehatan primer berkualitas lewat program pusat ini.

Diterangkan Rondonuwu, Nusantara Sehat sejak digalakkan pada 2015 telah mengirimkan 150 tenaga NS Individual dan 63 tenaga NS Team Based ke Sulut.

Khusus NS Individual, terbagi ke Bolmong 23 orang, Kepulauan Sangihe 13, Kepulauan Talaud 68, Tomohon 3, Minsel 18, Minut 4, Sitaro 21.

Terdiri dari 5 dokter umum, 14 perawat, 82 bidan, 9 ahli farmasi, 9 ahli gizi, 8 ahli kesehatan lingkungan (Kesling), 14 ahli kesehatan masyarakat (Kesmas), dan 9 ahli teknologi laboratorium medik (ATLM).

Selanjutnya, NS Team Based telah dikirimkan sebanyak 63 tenaga kesehatan. Masing-masing 11 di Sangihe, 23 di Kepulauan Talaud, 5 di Minut, dan 24 di Sitaro.

Terdiri dari 2 dokter gigi, 11 perawat, 11 bidan, 9 ahli farmasi, 5 ahli gizi, 8 ahli Kesling, 9 ahli Kesmas, serta 8 ATLM.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here