Mangindaan Janji Siap Kawal Semua Usulan Pemkab Sangihe

0
91
Wakil Ketua MPR Ri EE Mangindaan didampinggi Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME ketika meninjau Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Tabukan Utara.

TAHUNA-Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan berjanji menyatakam siap mengawal setiap usulan Pemerintah Kabupten Sangihe untuk membangun wilayah kepulauan ini. Hal ini diungkapkan Mangindaan ketika bersua dengan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe Kamis (6/11/2018) di Pendopo Rumah Jabatan Bupati.

Menurut Mangindaan, kedatangannya menindak lanjuti hasil kunjungan kerja sebelumnya dan melihat lebih dekat realisasi sejumlah program yang di daratkan di sangihe lewat lintas Kementerian.

Dikatakan, selaku tokoh adat Sangihe perjuangan mengawal setiap program pembangunan di daerah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen bersama menjadikan Kabupaten Sangihe yang lebih baik lagi kedepan.

“Jadi acara ini sebenarnya tindak lanjut dari hasil rapat November 2015 lalu, dimana apa yang harus dikerjakan setiap instansi, terkait itu akan di cek setiap dua tahun agar dapat kelihatan realisasinya ada atau tidak,” ungkap Mangindaan.

Lanjut dikatakan mantan Gubernur Sulut ini, berdasarkan laporan baik dari Biro Perbatasan  Gubernur maupun Bupati ternyata sebagian program yang diperjuangkan sudah terealisasi.

“Ternyata sebagian sudah terealisasi meskipun tidak semua. Kita ambil contoh kesehatan rakyat di perbatasan segera harus di perhatikan oleh Kementerian Kesehatan kita minta waktu itu ternyata ada, meskipun dananya kosentrasi. Dimana dana kosentrasi itu membangun rumah sakit-rumah sakit termasuk isinya dan program lainnya,” ujarnya.

Ditambahkannya, Bahkan dirinya memastikan akan mengawal semua usulan program pembangunan di Kementerian- Kementerian berkompeten yang menjadi kebutuhan daerah.

Sementara itu Bupati Sangihe, Jabes E Gaghana SE ME saat menerima kunjungan wakil ketua MPR dan petinggi dari Kementerian Pusat lainnya menyampaikan sejumlah permasalahan yang terjadi saat ini diantaranya masih kurangnya armada kapal perintis yang menjadi andalan warga perbatasan yang mendiami pulau terluar di Kabupaten Sangihe.

“Khususnya untuk Perhubungan yang memanfaatkan dengan kapal perintis masih sangat terbatas hingga ini perlu mendapat perhatian dari saudara- saudara kami yang ada di wilayah kepulauan. Dimana dari Kecamatan Marore di dalamnya ada pulau Kawio dan Matutuang, begitu juga di Kecamatan Kendahe ada pulau Kawalusa dan Lipang. Apalagi saat- saat menjelang Natal dan Tahun Baru ini rentan terhadap keluar masuk orang dan barang yang perlu menjadi perhatian bagi kami dalam kebutuhan masyarakat yang ada di perbatasan untuk menyambut Natal yang tidak lama lagi,” tutup Gaghana.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here