Antrian Panjang Kembali Terjadi Di 2 SPBU Kota Tahuna

0
27
Kabag Ekonomi Pemkab Sangihe Yohannes Pilat.

TAHUNA-Rupanya rekomendasi DPRD Sangihe yang penah dituangkan pada beberapa waktu lalu, rupanya belum sepenuhnya mampu dilakukan pihak berkompeten. Buktinya antrianpanjang di dua SPBU di kota Tahuna hampir sepekan kembali terjadi dan antrian kali ini terbilang paling parah di banding sebelumnya yakni mencapai 300-500 meter kendaraan yang berjejer menunggu antrian.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Sangihe, Yohannes Pilat ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis (06/11/2018)  terkait kemacetan panjang disepanjang jalan di dua SPBU menyampaikan permohonan maaf pihakPemerintah terhadap para supir maupun masyarakat yang setiap harimengantri di SPBU.

“Pertama kami harus menyampaikan permohonan maaf pemerintah kepada para supir maupun masyarakat kalau sampai hari ini antrian panjang pengambilan BBM masih terjadi,” ungkap Pilat.

Lanjut dikatakannya, ada dua hal yang perlu di berikan penjelasan hingga terjadi antrian tersebut dikarenakan seringa adanya keterlambatan dari Depot Pertamina.

“Pertama masalah antrian di SPBU terkait dengan sering ada keterlambatan pasokan  waktu dari Depot Pertamina. Apalagi tidak bisa kita hindari karena kemarin juga Depot menerima pasokan dari kapal hingga distribusi agak mengalami keterlambatan. Yang kedua terkait dengan pelayanan galon itu juga tidak bisa kita hindari masih terus terjadi,” ujarnya.

Meski demikian tambah pilat, sesuai pantauan di lokasi SPBU antrian sudah tidak panjang seperti beberapa hari terakhir ini.

“Menurut saya ada kemajuan, sebab dari pantauan antrian itu hanya kurang lebih 30 meter, apalagi dengan sudah beroperasinya dua nosel di SPBU,” imbuhnya sambil menambahkan bahwa stok BBM Sangihe aman untuk Natal dan Tahun Baru.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here