Gempa Bumi di Halmahera Utara Dirasakan Hingga Siau dan Manado

0
64
Lokasi episenter gempa bumi yang dirilis Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG.

JAKARTA — Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (4/12/2018) pukul 14.53 Wita.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono ST Dipl Seis MSc, hasil analisis menunjukkan gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 5,5 yang kemudian dimutakhirkan menjadi Mw (magnitudo moment) 5,6.

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat, menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Siau III MMI dan Manado II MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” sebut Triyono, sesuai rilis yang diterima.

Lanjutnya, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,46 LU dan 126,84 BT. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 151 km arah barat laut Kota Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Dengan kedalaman 57 km (update).

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat defornasi batuan pada Lempeng Laut Maluku.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan, dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (thrust fault).

Hingga pukul 15.11 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 1 kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pungkas Triyono.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here