Cegah Balatkom dan Paham Radikal Jamin NKRI, Pancasila, dan UUD 1945

0
41
Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan.

MANADO — Cegah dan deteksi dini bahaya laten komunis (Balatkom) dan paham radikal pro aktif dilakukan prajurit Kodam XIII/Merdeka.

Menurut Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan, pembinaan ini merupakan bagian mewujudkan negara berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Lanjut Fajar, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang mengingatkan Balatkom dan paham radikal berpotensi merusak kehidupan yang damai demi ambisi-ambisi individu atau kelompok tertentu.

Apalagi catatan sejarah bangsa Indonesia telah menorehkan berbagai upaya pemaksaan kehendak oleh kelompok komunis dan paham radikal berbasis agama. Yang bermaksud mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi kelompoknya masing-masing.

Sedangkan di saat ini, perkembangan hakekat ancaman yang ada di dalam negeri telah banyak mengalami perubahan.

Kondisi ini dimanfaatkan oleh sekelompok orang atau golongan yang selama rezim Orde Baru merasa ditindas untuk bangkit dan melakukan balas dendam. Tentunya dengan mengeksploitasi berbagai macam isu ke ranah publik, antara lain masalah demokratisasi dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Sebab itu, perlu informasi dan analisa konkrit melalui sosialisasi dan pembinaan seperti ini. Guna menghadapi kemungkinan bangkitnya kembali komunis dan berkembangnya gerakan radikal di Indonesia.

Ditambahkan Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf M Thohir, para pemateri sosialisasi yaitu Aster Kasdam XIII/Merdeka, Pabandya Wanwil Sterdam XIII/Merdeka, Pabandya Puanter Sterdam XIII/Merdeka, dan Pabandya Bakti Sterdam XIII/Merdeka.

Peserta sebanyak 200 orang. Terdiri dari perwakilan Makodam XIII/Mdk, Balakdam XIII/Mdk, Yonif R 712/Wt, YonArmed 19/105 Tarik Bogani, Denzipur-4 YKN, Kikavser 10/MSC, Anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD XIII/Merdeka, Keluarga Besar TNI Perwakilan dari FKPPI dan PPM.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here