Bencana Alam Incar Kepulauan Gempa Bumi 5,3 SR Guncang Sangihe

Patahan 30 Meter Di Apes Risaukan Warga

0
30
Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME ketika meninjau langsung patahan di bibir pantai Apeng Sembeka sesaat sesudah terjadinya gempa bumi.

TAHUNA-Bencana alam terus menerus menebar ancaman di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Sangihe, Selasa (6/11/2018) sekira pukul 10.10 Wita, gempa bumi dengan kekuatan 5,3 SR menguncang wilayah kepulauan.
Dalam keheningan suasana aktifitas, siapapun tidak mengetahui secara pasti gempa bumi itu terjadi, imbasnya keheningan dalam suasana jam kantor tiba-tiba pecah tak kalah gempa bumi tiba-tiba terjadi dalam tempo lebih dari 5 detik tersebut. Dimana keheningan tersebut berubah menjadi hiruk pikuk kepanikan dan ketakutan semua warga yang ada.

Warga berhamburan keluar ruangan perkantoran, sekolah pusat perbelanjaan dengan berteriak.

Keretakan lantai jembatan Baluntad Jalan Nasional di Kecamatan Tamako.
Keretakan lantai jembatan Baluntad Jalan Nasional di Kecamatan Tamako.

BMKG merilis bahwa kekuatanĀ  Gempa Mag:5.3, 06-Nov-18 09:09:51 WIB, Lokasi:3.45 LU,125.40 BT (21 km Barat Daya KEP-SANGIHE-SULUT), Kedalaman 10 KM dan tidak menimbulkan tsunami.

Sementara itu dampak gempa yang membuat sebagian warga Kota Tahuna khususnya Apeng Sembeka merasa cemas adalah adanya pantahan di bibir pantai Apeng Sembeka dengan panjang kurang lebih 30 meter dan kedalaman mencapai 6-10 meter.

Sementara itu di wilayah Kecamatan Tamako khusunya jembatan Baluntas jalan Nasional, jembatan dengan kontruksi baja tersebut mengalami keretakan dibagian lantai.

Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME menuninjau langsung keberadaan patahan bibir pantai Apeng sembeka yang berada di kawasan Boulevard Teluk Tahuna.

Dalam kesempatan tersebut Gaghana meminta Badan Penanggulangan Bencana segera membuatkan laporan semua kerusakan akibat gempa dan selanjutnya ditindaklanjuti.

“Khusus untuk patahan bibir pantai Apeng Sembeka ini segera dilakukan kajian khusus mengingat wilayah ini padat penduduk dan merupakan wilayah Ibukota Kabupaten Sangihe,” ungkap Gaghana.

Disisi lain imbas dari gempa tersebut pihak sekolah segera memulangkan semua siswa. Sejumlah pusat perbelanjaan juga ditutup. Sampai berita ini diturunkan belum ada laporan kerugian material dan korban jiwa.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here