300 Eks Jendral Berikan Dukungan, Prabowo: Ini Pertempuran Terakhir

0
46
Dok. Tim Internal Prabowo Subianto

JAKARTA – Sebanyak 300 pensiunan jenderal TNI-Polri memberikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan calon wakil nomor urut dua, Prabowo SubiantoSandiaga Uno dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu disampaikan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Imam Sufaat dalam acara ‘Ngobrol Bareng 300 Jenderal & Para Intelektual’, di Jakarta, Sabtu (22/9).

Dukungan para pensiunan jenderal itu disampaikan langsung di hadapan Prabowo dan juga mantan istrinya yang kini menjadi politikus Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.

“Saat ini kita tidak kuat melihat bangsa ini yang masih berjuang keras untuk mengentaskan kemiskinan, memberantas kebodohan untuk mencapai kesejahteraan. Kita semua tidak mampu melihat sebagian masyarakat lemah, terus-menerus kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya,” kata Imam dalam pertemuan tersebut.

Menurut Imam, menjadi sebuah kewajiban bagi para mantan prajurit terus berjuang demi kelangsungan masa depan bangsa untuk menjadi lebih baik lagi dengan membulatkan tekad bersama. Terlebih, sambungnya, Prabowo disebutnya memiliki gagasan ekonomi kerakyatan sebagai solusi mengatasi permasalahan hari ini.

“Hari ini kita telah melihat kemampuan calon presiden kita Prabowo Subianto menuangkan gagasan dengan tema ekonomi kerakyatan sebagai solusi tatanan ekonomi Indonesia dan global. Kita diberikan harapan baru tentang Indonesia yang adil dan sejahtera,” tuturnya.

“Maka pada hari ini kita penuh semangat berkumpul kembali membulatkan tekad untuk berjuang bersama menyatukan hati untuk memberikan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menerima dukungan para rekan sejawatnya itu sebagai suatu penugasan dalam pesta demokrasi lima tahunan kali ini. Mantan Danjen Kopassus itu mengaku merasa terhormat mendapat dukungan dari para pensiunan jenderal, baik TNI maupun Polri.

“Bahwa saudara menugaskan saya untuk  menjadi pembawa bendera merah putih adalah kehormatan yang sangat besar,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku bakal memberikan seluruh tenaga dan pikirannya untuk berjuang bersama-sama. Bahkan, Prabowo menyebut gelaran Pilpres 2019 ini adalah pertempuran terakhir merebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia.

“Perjuangan kita inilah, pertempuran kita terakhir merebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia,” ujarnya.

(sumber: cnnindonesia.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here