Tim RSUP Prof Kandou Bantu Revitalisasi Layanan Kesehatan di Lombok Utara

0
564
Tim Kesehatan RSUP Prof Kandou bersama Danyonkes 2/Kostrad dr Jeffry Longdong SpAn (kedua kiri) dan Koordinator BNPB di Tanjung, Johny Sumbung (paling kanan).(Foto: Hanna Monareh for SulutAktual.com)

MANADO-RSUP Prof Kandou mengirimkan tim ke lokasi bencana di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama RSUP Prof Kandou Dr dr Jimmy Panelewen SpB-KBD menerangkan, berdasarkan instruksi Kementerian Kesehatan RI, tim tersebut bertugas untuk revitalisasi layanan kesehatan pasca gempa bumi di provinsi tersebut.

Berlangsung sejak Selasa-Minggu (21-26/8/2018) nanti.

Tim terdiri dari 2 ahli bedah, 1 spesialis penyakit dalam, 1 spesialis anak, 1 psikolog, dan 1 perawat.

Masing-masing, dr Nico Lumintang SpB(K) KL selaku koordinator tim, dr Vani Mandang SpB, dr Bisuk Nainggolan SpPD, dr Teguh Wijayanto SpA, Hanna Monareh MPsi Psikolog, dan Johan Hasani AmdKep.

Tim Kesehatan RSUP Prof Kandou yang bertugas di Lombok Utara.(Foto: Hanna Monareh for SulutAktual.com)
Tim Kesehatan RSUP Prof Kandou yang bertugas di Lombok Utara.(Foto: Hanna Monareh for SulutAktual.com)

Sementara itu, dr Nico Lumintang SpB(K) KL menerangkan, saat ini tim RSUP Prof Kandou bergabung dengan sejumlah relawan yang berada di RSUD Tanjung di Lombok Utara.

RSUD Tanjung ini dalam kondisi lumpuh total. Karena itu, Kementerian Kesehatan RI menginstruksikan untuk membantu pelayanan di lokasi ini.

Kondisi bangunan RSUD Tanjung di Kabupaten Lombok Utara.(Foto: Hanna Monareh for SulutAktual.com)
Kondisi bangunan RSUD Tanjung di Kabupaten Lombok Utara.(Foto: Hanna Monareh for SulutAktual.com)

“Baik itu di poliklinik, emergency, ruang rawat, dan kamar operasi darurat yang disiapkan RS Lapangan Batalyon Kesehatan 2/Yudha Bhakti Husada Kostrad yang dikomandani dr Jeffrey Longdong SpAn,” sebut Lumintang.

Diutarakan ahli bedah tersebut, saat ini kondisi di Lombok Utara sementara musim panas dan berdebu.

Para korban pun masih memenuhi tenda-tenda pengungsian karena tempat tinggal mereka sudah tidak bisa dihuni.

“Kehadiran kami bersama para relawan dari RS, LSM, dan organisasi profesi kesehatan, kiranya dapat membangkitkan semangat hidup para warga Lombok,” tandasnya.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here