Retel GMIM Simak Langsung Pidato Presiden dan Terima Wejangan Senator-Legislator Senayan

0
305
Remaja Teladan Sinode GMIM 2018 didampingi KPRS bertemu Senator Stefanus BAN Liow (keenam kiri) dan Senator Ir Marhanny Pua (kelima kiri), usai mendengarkan Pidato Presiden Jokowi di Jakarta.(foto: istimewa)

JAKARTA-Remaja Teladan (Retel) Sinode GMIM 2018 mengikuti pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Rasa bangga pun terpancar dari wajah Arecta Pangemanan (Retel Putra) dan Gween Paendong (Retel Putri) bersama Imanuel Sompie dan Adonai Cinta Ngau (Retel Favorit). Karena boleh mendengar secara langsung pidato Presiden Republik Indonesia tersebut.

“Biasanya hanya lihat di televisi. Tahun ini bisa hadir dan mendengar langsung. Luar biasa pengalaman ini,” ujar keempatnya.

Sekretaris Panitia Retel GMIM 2018 Frederik Tangkau mengatakan, kehadiran empat Retel di DPR RI ini sebagai bukti atas janji panitia buat para Retel. Baik itu yang mendapat gelar terbaik maupun favorit.

“Terima kasih buat pihak yang telah memfasilitasi sehingga kami bisa masuk ke DPR RI. Senator Sulut Pnt Ir Stefanus BAN Liow, Ir Marhanny Pua, Bara Hasibuan serta Wenny Warouw yang adalah anggota DPR RI asal Sulut,” ucap Tangkau.

Usai mendengar pidato Presiden, Retel GMIM yang didampingi Wakil Sekretaris Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM Pnt Irwani Maki serta beberapa anggota seperti Pnt Melki Nender, Pnt Meilani Mongilala, Pnt Edward Saragih, Pnt Steven Rondonuwu, juga Feiby Lontoh selaku panitia, diundang ke ruangan DPD RI yang ditempati Senator Sulut. Kemudian ke ruangan Komisi VII DPR RI, tempat Bara Hasibuan bertugas.

“Banyak selamat bagi para remaja teladan Sinode GMIM yang boleh menghadiri pidato Presiden. Yang diundang di tempat ini adalah para delegasi teladan Kementerian. Kalau Remaja Teladan GMIM ada di sini, itu tentu jadi pengalaman tersendiri,” tutur Ir Marhanny Pua.

Sebagai anggota DPD asal Sulut, kata dia, tentu merasa senang dan semoga ini jadi tradisi setiap tahun sehingga boleh jadi motivasi bagi calon Retel.

Mantan Ketua Pemuda GMIM ini pun berharap, para Retel tetap jadi teladan, terus berprestasi, tetap percaya pada Tuhan, serta menjadi orang Kristen yang taat dan giat dalam setiap pelayanan.

Sementara itu, Pnt Stefanus BAN Liow menegaskan, predikat teladan bukan hal yang mudah. Karena terikat tanggung jawab pada sesama manusia serta yang paling penting pada Tuhan.

“Ingat, perilaku remaja teladan akan jadi contoh ke mana pun pergi dan berada.

Retel GMIM ini memiliki wawasan luas dan kebangsaan. Rasanya, cocok dan sesuai dengan pembacaan di minggu berjalan ini yaitu persahabatan yang saling melindungi,” papar Ketua P/KB GMIM periode 2014-2018 tersebut.

Liow berharap, para Retel ini nantinya jadi pemimpin masa depan bangsa dan negara. Diakuinya, pembinaan yang dilakukan di GMIM banyak manfaat dan hasilnya.

“Kami juga ada di sini tak lepas dari dukungan warga gereja khususnya GMIM. Kami tak pernah menyangka bisa jadi senator. Untuk itu, tetap percaya Tuhan dan melayani dengan ketulusan, karena Tuhan membantu kami dalam setiap pelayanan,” tegasnya.

Lain lagi dikatakan Bara Hasibuan. Dia berharap, mimpi remaja teladan harus tetap tinggi. Sebab dunia makin kompetitif dengan kecanggihan teknologi, yang berakibat persaingan di tingkat Asia bahkan dunia.

“Teladan itu harus punya moral yang sangat tinggi, rajin memperluas wawasan dan giat baca artikel berkualitas. Meskipun agama Kristen mayoritas dianut orang Manado, tapi kita semua punya hak yang sama di negara ini,” sebut Bara yang saat itu didampingi Leo Lintang selaku stafnya.

Delegasi Retel Sinode GMIM rencananya Jumat (17/8) akan mengikuti upacara kenegaraan dalam rangka HUT ke-73 RI di Istana Negara.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here