Gagal Paham, Oknum Tak Bertanggung Jawab Copot Dan Rusak Baliho Ucapan Selamat Idul Fitri Tim Rajawali

0
377
Lokasi pemasangan di Komplek Gedung KONI Sario Manado.

MANADO— Memberikan ucapan atau selamat berhari raya bagi saudara, teman, atau bahkan kepada siapa saja yang merayakannya adalah hal yang lumrah. Hal tersebut merupakan ungkapan rasa persaudaraan dan toleransi bagi sesama umat beragama. Apalagi, memberikan ucapan selamat berhari raya bagi sesama warga Kota Manado yang merayakannya malahan sudah menjadi suatu tradisi.

Seperti yang dilakukan oleh Tim Rajawali, yang juga turut memberikan ucapan kepada warga muslim Kota Manado melalui spanduk maupun baliho yang berisi ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Namun sayang, belum juga tiba hari besar tersebut, sejumlah baliho dari Tim Rajawali dirusak dan bahkan ada yang sengaja dihilangkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

Menanggapi hal itu, Budi Rarumangkay sebagai bagian dari Tim Rajawali sangat menyayangkan atas tindakan kurang terpuji yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab dengan merusak serta mencopot baliho ucapan selamat milik Tim Rajawali, sebelum Hari raya Idul Fitri tiba.

Lokasi pemasangan baliho di jalan Batu Kota Winangun.
Lokasi pemasangan baliho di jalan Batu Kota Winangun.

“ Begitu banyak Baliho terpasang di jalanan dan tempat umum dari berbagai kelompok maupun pribadi yang memberi ucapan selamat Idul Fitri 1439. Tetapi herannya, baliho ucapan dari Tim Rajawali menjadi sasaran pengrusakan, dan bahkan sengaja dihilangkan. Ada apa dengan oknum-oknum tersebut? Apakah ini merupakan “orderan” dari orang orang tertentu yang merasa “terganggu” dengan kehadiran Tim Rajawali ?,” sergah Budi Rarumangkay.

Meski demikian, Rarumangkay sebagai Koordinator Rajawali Wilayah Manado Tengah bisa memahami, jika di tahun 2019 nanti adalah merupakan tahun hajatan politik.

Apalagi katanya, ada beberapa personil Tim Rajawali yang akan menjadi kontestan dalam Pemilihan Calon Legislatif (Caleg) untuk Kota Manado dari Partai Demokrat, diantaranya Ketua Tim Rajawali Maikel Towoliu, Koordinator Rajawali Wilayah Manado Selatan Oke Ching Sumual dan Tommy Sumelung Koordinator Rajawali Manado Utara.

“Dugaan saya, bisa saja ini “orderan” dari pihak tertentu yang merasa “kurang nyaman” karena harus bersaing dengan beberapa personil Tim Rajawali dalam ajang Pilcaleg 2016 nanti, yang notabene cukup dikenal dan sudah banyak berbuat,” pungkas Rarumangkay.

Sementara, salah satu pengurus Tim Rajawali, Maikel Areros mengatakan, pengrusakan dan pencopotan baliho ucapan Idul Fitri milik Tim Rajawali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab merupakan pertanda bahwa keikutsertaan sejumlah personil Tim Rajawali lewat kendaraan Partai Demokrat sebagai kompetitor Pilcaleg 2019 tak bisa dipandang sebelah mata.

“Hal ini bisa menjadi tanda, bahwa keikutsertaan beberapa personil Tim Rajawali dalam hajatan Pilcaleg 2016 nanti sangat diperhitungkan. Akan tetapi, biarlah pengrusakan dan pencopotan baliho ucapan Idul Fitri Tim Rajawali, bisa menjadi berkat bagi mereka mereka yang merasa terusik akan kehadiran Tim Rajawali,” tandas Baret sapaan akrab Maikel Areros.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here