Pemprov Sulut Siapkan 120 Miliar Jamin Pelayanan Kesehatan Warganya

0
375
Wagub Steven Kandouw (paling kanan) didampingi Pj Bupati Minahasa Drs Roy Mewoh DEA (kedua kanan), Sekda Minahasa Jeffry Korengkeng SH MSi (paling kiri), dan Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama STh (kedua kiri).

MINAHASA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) dibawah Komando Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub steven OE Kandouw, siap memberikan subsidi anggaran jaminan pelayanan kesehatan kepada seluruh warga di 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Tak tanggung-tanggung, anggaran senilai Rp 120 miliar disiapkan. Supaya 100 persen warga Bumi Nyiur Melambai tercover program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan.

Hal itu dikatakan Wagub Sulut Drs Steven OE Kandouw, saat diwawancarai usai peringatan Hari Lansia Nasional ke-22 Sulut di Tondano, Minahasa, Kamis (7/6/2018).

iklan harryDiterangkan Kandouw, data diperolehnya masih ada sekira 30-an persen dari 2,6 juta penduduk Sulut belum masuk program JKN-KIS. Sekira 500-an ribu warga belum terdaftar dan di dalamnya adalah para Lansia.

“Dalam penyusunan anggaran 2019 yang saat ini mulai disosialisasikan, kami memprioritaskan para Lansia dari kalangan petani. Mulai usia 60 tahun ke atas,” ujar Kandouw.

Kemudian bertahap ke kalangan yang membutuhkan hingga kepesertaan warga Sulut dalam JKN-KIS capai 100 persen.

Di sisi lain, data BPJS Kesehatan Manado yang membawahi Manado, Bitung, Minut, Sitaro, Sangihe, dan Talaud, hingga Mei 2018 sudah terdaftar 1.075.494 warga terdaftar atau 84,2 persen. “Masih ada 201.263 warga atau 15,8 persen dari total penduduk 1.276.657 belum terdaftar,” sebut Kabid SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Manado Ivana Umboh.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Tondano yang meliputi Minahasa, Tomohon, Minsel, Mitra, dan Bolmong Raya, sudah 81 persen terdaftar dari total 1,4 juta penduduk.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here