Gaghana Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengaman Perayaan Idul Fitri 1439 H

0
205
Foto bersama Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME bersama Pimpinan Forkompimda usai apel gelar pasukan pengamanan perayaan Idul Fitri 1439 H.

TAHUNA -Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME memimpin pelaksanaan apel gelar pasukan pengamanan perayaan Idul Fitri 1439 H di halaman Mapolres Sangihe, Rabu (6/6/2018). Dalam kesempatan tersebut Gaghana membacakan sambutan Kepala Polisi Republik Indonesia mengatakan dalam rangka mengahadapi Idul Fitri 1439H dan arus mudik lebaran ada upaya penimbunan dan penaikan harga diatas harga yang ditetapkan yang dilakukan para mafia pangan dan ini perlu di tinjaklanjuti, maka dari itu perlu kerjasama dan langka pro aktif dari  stakeholder yang terkait  guna mengatasi hal ini.

Dan mengenai kelancaran arus mudik, saya menekankan terutama pada titik rawan macet dan titik rawan kecelakaan agar benar benar melakukan peninjauan dan pengamanan secara selektif dan bertindak sesuai prosudur yang berlaku.

Untuk potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainya, kepada para Kasatwil dapat mengambil langka prefektif maupun prefentif yang diperlukan sehingga dapat menekan potensi gangguan Kamtibmas yang ada, dan berharap agar selalu terus menerus berkoordinasi dengan pihak Basarnas BMKG dan pihak lainya dalam mengantisipasi kewaspaadaan potensi Bencana alam.

Sedangkan terkait dengan ancaman terorisme Kapolri berharap agar semua Kastwil untuk terus meningkatkan peran intelejen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas melalui optimalisasi peran satgas antiteror polda serta jajaran,  dan tidak lupa memperhatikan aspek keselamatan setiap personil yang bertugas, dan melakukan pendampingan bersama.

Untuk meningkatkan keamanan secara umum saya tekankan semua untuk terus meningkatkan kerja sama secara umum kepada TNI maupun stakeholder terkait lainya.

Kapolres Sangihe  AKBP Ferdinan Napitu, SIK ketika diwawancarai usai Apel Gelar Pasukan mengatakan pengamanan akan di gelar sesuai petunjuk dari Polda Sulut, kita akan diletakan di beberapa titik Pos PAM untuk pengawasan dan pelayanan.

Nantinya Pos PAM ini  untuk mengawasi pengangkutan orang dan barang, dan untuk pelayanan akan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, dan ini akan dipusatkan di Pelabuhan karena disana ada aktifitas orang dan barang dimana mungkin ada masyarakat yang membutukan informasi tentang kesehatan, ataupun tentang cuaca karena akan melibatkan pihak BMKG juga. “Untuk mengantisipasi perubahan cuaca ekstrim yang akan terjadi pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak basarnas untuk menyiapkan pasukanya guna mengantisipasi kemungkinan perubahan cuaca yang  akan terjadi”, ujar Napitu.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here