Kadishub Sulut: Ramp Check Angkutan Lebaran Harus Tegas

0
143
Dra Lynda Watania MM MSi, Kadishub Sulut.

MANADO-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menjamin angkutan Lebaran 1439 H. Komitmen itu diutarakan Kepala Dinas Perhubungan Sulut Dra Lynda Watania MM MSi, saat diwawancarai usai Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran 1439 H Provinsi Sulut, Rabu (30/5/2018).

Namun begitu, Watania meminta seluruh stakeholder bidang transportasi supaya proaktif melakukan ramp check (pemeriksaan kelaikan kendaraan) secara jujur dan tegas.

“Tentunya demi keamanan dan keselamatan masyarakat pengguna angkutan Lebaran. Lebih baik tidak jalan daripada tidak sampai-sampai kan,” imbuh eks Karo Pemerintahan dan Humas Setprov Sulut ini.

Ketersediaan layanan transportasi yang dinilai cukup oleh pemerintah, Watania berharap, masyarakat jeli memilih angkutan yang digunakan.

(Dari kiri) Capt Weku Frederik Karuntu, Dra Lynda Watania MM MSi, dan Izak Rey SE MSi memimpin Rakor Angkutan Lebaran 1439 H di Kantor Dishub Sulut.
(Dari kiri) Capt Weku Frederik Karuntu, Dra Lynda Watania MM MSi, dan Izak Rey SE MSi memimpin Rakor Angkutan Lebaran 1439 H di Kantor Dishub Sulut.

Diterangkan Watania, kesiapan sarana dan prasarana transportasi dikategorikan empat moda.

Masing-masing, moda transportasi darat sebanyak 1.621 bus (sarana) dan 16 terminal (prasarana).

Moda transportasi penyeberangan berjumlah 13 kapal ferry dan 12 pelabuhan. Moda transportasi laut sebanyak 25 kapal dan 12 pelabuhan. Serta moda transportasi udara tersedia 27 pesawat dan 3 bandara.

iklan harryKepada operator atau perusahaan penyedia jasa transportasi, Watania menegaskan agar tidak memainkan tarif angkutan. “Tetaplah patuh pada aturan tarif yang berlaku,” tandasnya.

Watania juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkoordinasi baik demi kelancaran angkutan Lebaran 1439 H.

“Hasil rapat ini menjadi masukan penting bagi Pemprov Sulut untuk mengatasi permasalahan transportasi di daerah ini,” pungkas Watania didampingi Sekretaris Dishub Sulut Izak Rey SE MSi.

Turut hadir pada Rakor tersebut, Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Bitung Capt Weku Frederik Karuntu, Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Sulut.

Ada juga pimpinan dan perwakilan dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXII Sulut, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bitung, PT Jasa Raharja Sulut, PT Angkasa Pura Bandara Sam Ratulangi Manado, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai, dan sejumlah pihak terkait.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here