Sulut Mantapkan Model Sekolah Sehat

0
77
(Duduk dari kiri) dr Debie Kalalo MSc PH, dr Kartika Devi Tanos MARS, dr Grace Punuh MKes, dan Kabid Kesmas Dinkes Sulut dr Rima Lolong MKes bersama peserta Rakor.

MANADO-Model sekolah sehat dimantapkan penerapannya di Sulawesi Utara. Dimaksimalkan melalui rapat koordinasi (Rakor) Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), di Gran Central Hotel Manado, Rabu (16/5/2018).

Panelis diskusi di antaranya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setprov Sulut dr Kartika Devi Tanos MARS, Kepala Dinas Pendidikan Sulut dr Grace Punuh MKes, dan Kadis Kesehatan Sulut dr Debie Kalalo MSc PH.

Diterangkan Kalalo, kesehatan sekolah  yang diatur dalam pasal 79 UU Nomor 36 Tahun 2009, diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik menjadi sumber daya manusia berkualitas.

Di dalam Permenkes Nomor 25 Tahun 2014 tentang upaya kesehatan anak, disebutkan bahwa setiap anak usia sekolah dan remaja harus diberikan pelayanan kesehatan. Dilakukan paling sedikit melalui usaha kesehatan sekolah.

“Kegiatan UKS ini dilaksanakan di tiap sekolah dengan pembinaan dari Tim Pembina UKS. Sasaran program pembinaan adalah seluruh komunitas sekolah yaitu kepala sekolah, peserta didik, guru, penjaga kantin, hingga tenaga kebersihan,” ujar Kalalo.

Ditekankannya, kegiatan pembinaan dilakukan secara berjenjang mulai tingkat kecamatan hingga provinsi. Keterpaduan pembinaan dilakukan secara lintas program dan lintas sektor terkait, sangat menentukan kesuksesan program UKS.

Meliputi pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Lazim dikenal trias UKS.

Pendidikan kesehatan berupa buku rapor kesehatan. Pelayanan kesehatan seperti penjaringan kesehatan, pemeriksaan berkala, PMT AS, dan pemberian obat cacing.

Pembinaan lingkungan sehat berupa pembinaan sanitasi hygiene kantin, pemanfaatan pekarangan sekolah, dan pembinaan kawasan sekolah bebas asap rokok.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here