Jacko: Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya Manusia Biadab

0
26
Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara (Sulut), Jackson Andre William Kumaat.

MANADO – Pelaku Bom bunuh diri di beberapa tempat di Surabaya adalah manusia biadab. Aksi teror atas nama apa pun, ditujukan kepada siapa pun untuk melegitimasi tindakannya, merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan dalam ajaran semua agama. Dari segi hukum maupun moral bangsa, ini sangat bertentangan

Hal ini disampaikan Ketua DPD KNPI Sulut, Jackson AW Kumaat mengomentari kejadian aksi teror yang terjadi di 3 Gereja di Surabaya pada hari Minggu (13/5/2018) pagi.

“Saya menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam kepada keluarga korban serangan bom di Surabaya, dan mengutuk keras, karena ini merupakan tindakan biadab,” tegas Jacko sapaan akrab Ketua DPD KNPI Sulut ini.

Menurutnya, masyarakat harus proaktif membantu aparat keamanan, namun tidak bertindak berlebihan dan jangan mudah terpengaruh, tapi sesegera memberikan informasi bila melihat hal-hal yang mencurigakan.

“Masyarakat Sulut jangan terprovokasi dengan informasi propaganda untuk memperkeruh suasana yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak  bertanggung jawab. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan, segera hubungi aparat keamanan dan jangan berspekulasi dan mengaitkan pemboman dengan peristiwa politik dan kelompok agama tertentu agar situasi tetap kondusif dan harmonis,” ucapnya.

Insiden berdarah yang terjadi secara beruntun ini, menjadikan bangsa ini darurat teror, dan harus secepatnya diselesaikan secara menyeluruh dan berkesinambungan sampai tuntas.

“Persoalan terorisme harus ditangani sampai tuntas. Jika masalah ini tidak dielesaikan sampai ke akar-akarnya, maka akan tumbuh aksi terorisme lain, dengan tempat berbeda, dan hanya persoalan waktu saja. Kalau bisa, aktor dan dalangnya harus diungkap dan dibawa ke pengadilan secara terbuka, biar rakyat Indonesia tahu,” pungkas Jacko.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here