Sikap Pemkab Minsel Terhadap Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya

0
414
Bupati Minsel Tetty Paruntu.

MINSEL – Tak cukup aksi terorisme di Rutan Mako Brimob, pada Minggu (13/05/2018), akksi terorisme berupa bom bunuh diri di beberapa gereja juga terjadi di Surabaya. Aksi dari pelaku bom bunuh diri ini kembali mengingatkan kita betapa kejinya kejadian terorisme di Indonesia.

Hal tak terpuji dan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan oknum teroris di beberapa Gereja di Surabaya, membuat Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bereaksi dengan mengecam dan mengutuk keras aksi tak terpuji ini.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan yakni Bupati Tetty Paruntu dan Wakil Bupati Frangky Wongkar lewat Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minsel Henri Palit SH mengatakan mengecam aksi terorisme yang di lakukan di tiga gereja di Surabaya Minggu (13/05/18) pagi.

Pemerintah Minahasa Selatan pun mengajak masyarakat yang ada di Minahasa Selatan untuk tidak terprovokasi dan terpancing terhadap kejadian ini dan tetap menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indoneaia (NKRI).

“Sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati mengucapkan turut berduka atas apa yang menimpah saudara kita di Surabaya. Semoga Tuhan akan memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga dan kita semua, serta mari kita menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan tidak terpancing masalah agama. Ini bukan masalah agama tapi ada pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa kita,” ungkap Palit.

Palit pun mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“ Diingatkan bagi masyarakat untuk tetap waspada dan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan untuk segera melaporkan ke pihak yang berwajib, dan mengatasnamakan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minsel sekali lagi mengucapkan turut berduka dan berbelasungkawa atas seluruh korban teror surabaya, ” tutup Palit

( Andy Runtunuwu )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here