Penanganan Limbah Medis RSUP Prof Kandou Dilirik PERSI Jatim

0
177
dr Maxi R Rondonuwu DHSM MARS (ketiga kiri), Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dr Chairul Nasution (kedua kiri), dan Ketua Panitia dr Samsul Arifin MARS (ketiga kanan) bersama tim RSUP Prof Kandou.

MANADO-Pengolahan limbah medis menggunakan autoclave oleh RSUP Prof Kandou, menjadi ketertarikan tersendiri bagi berbagai RS di Indonesia.

Terbukti dengan diundangnya Direktur Utama (Dirut) RSUP Prof Kandou dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jawa Timur.

Rondonuwu menjadi salah satu pembicara pada seminar dan workshop di Ballroom Convex Grand City Surabaya, 2-4 Mei 2018.

Pemaparan materi oleh dr Maxi R Rondonuwu DHSM MARS.
Pemaparan materi oleh dr Maxi R Rondonuwu DHSM MARS.

Dokter Maxi, sapaan akrabnya, membawakan materi dengan topik ‘Pengalaman RSUP Prof Kandou Dalam Mengelola Limbah B3/Limbah Medis Secara Efektif dan Efisien’.

Dokter Maxi yang juga Ketua PERSI Sulawesi Utara ini, mendukung penuh kegiatan PERSI Jawa Timur yang diketuai dr Dodo Anondo MPH tersebut.

Suasana diskusi peserta seminar dengan Ketua PERSI Sulut.
Suasana diskusi peserta seminar dengan Ketua PERSI Sulut.

Seminar dan workshop Perumahsakitan dirangkaikan Surabaya Hospital Expo ke-XIV ini, mengangkat tema ‘Peluang dan Tantangan Perumahsakitan Menyongsong Snars (Standar Nasional Akreditasi RS) edisi 1 dan Universal Health Coverage 2019 untuk RS’.

Diketahui, penggunaan autoclave untuk penanganan limbah medis di RSUP Prof Kandou adalah yang pertama di Indonesia. Alat tersebut didatangkan langsung dari Eropa.

Kecanggihan alat ini, yaitu mampu memusnahkan limbah medis sebanyak 400 kilogram sehari.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here