Ketua Komisi V DPR RI Tinjau Sejumlah Infakstruktur Di Sangihe

0
212
Bupati Jabes E Gaghana SE ME bersama Ketua TP PKK Sangihe Dra Hermin Ririswaty Gaghana Katamsi ketika menjemput Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis bersama rombongan ketika tiba di bandaraha Naha.

TAHUNA– Komisi V DPR RI  yang dipimpim langsung Ketua Komisi V Dewan Pimpinan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fary Djemy Francis, melakukan peninjauan sejumlah infrakstruktur di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (1/5/2018).

Kepada sejumlah wartawan Fary Djemy Francis menyampaikan bahwa kunjungan tersebut ada beberapa hal yang menjadi perhatian dan butuh penanganan secara maksimal, diantaranya keberadaan Bandara Naha, abrasi pantai di Kampung Likuang Kecamatan Tabukan Utara (Tabut) dan program pengembangan untuk pelabuhan peti kemas Tahuna,

“Kaitannya dengan Bandara Naha, sudah ada beberapa catatan yang kita dorong untuk melakukan perpanjangan runway bandara Naha dan akan ditambah menjadi 2.000 meter dan itu sudah dibicarakan bahwa pada tahun anggaran 2019 mendatang akan dibangun 200 meter terlebih dahulu sisanya 1.800 meter akan menyusul,” ungkap Francis.

Pada Tahun Anggaran 2017 lalu lanjut politis Partai Gerindra ini, kita sudah medorong dan mendukung dana untuk bangunan terminal dan pembangunan pagar di bandara Naha.

“Memang masih ada beberapa persoalan untuk membangun pagar, dikarenakan masih ada kebun-kebun sejumlah masyarakat dan kita meminta bagi masyarakat yang ada agar dapat didistribusikan sehingga benar-benar pagar itu berfungsi sebagai pengamanan bandara tersebut,” jelasnya lagi.

Terkait dengan  keberadaan abrasi di pantai Likuang, bahwa mereka sudah melihat bagaimana upaya masyarakat dipesisir pantai dapat berupaya untuk mengamankan rumah.

“Secara langsung kita sudah melihat dan meminta kepada Balai Sumber Daya Air dan mengusulkan supaya pada tahun anggaran 2019 ada perlakuan untuk pantai tersebut. Karena setelah dilihat pantai tersebut dalam keadaan emergency. Dan saya meminta kepada bupati untuk melakukan koordinasi terhadap penanganan dan paling tidak untuk ditindaklanjut,” ujarnya kembali.

Sementara itu untuk pelabuhan sudah ada pengembangan khususnya untuk perpanjangan di tahun anggaran 2019 mendatang. “Dilihat dari persoalannya apabila ada kapal-kapal yang besar bahkan melebihi dari panjang pelabuhan ini maka akan diberikan dukungan anggaran untuk perpanjangan pelabuhan tersebut. Tapi paling penting adalah pengembangan terminal penumpang karena itu merupakan tempat dimana penumpang untuk istrahat maupun melakukan aktifitas lainnya,” imbuhnya.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here