Mayor Inf Raja Gunung Nasution Pimpin Yonif Raider 712/Wiratama, Mayor Czi Bhakti Yuhandika Jabat Dandenzipur-4/YKN

0
731
Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Madsuni (tengah) bersama Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan (kiri), dan Mayor Inf Raja Gunung Kurniawan.

MANADO-Yonif Raider 712/Wiratama dan Denzipur-4/Yudha Karya Nyata punya komandan baru. Komandan Yonif Raider 712/Wiratama kini dijabat oleh Mayor Inf Raja Gunung Nasution menggantikan Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan.

Kemudian, Mayor Czi Bhakti Yuhandika resmi sebagai Dandenzipur-4/Yudha Karya Nyata menggantikan Mayor Czi Ibnu Muntaha.

Serah terima jabatan dilaksanakan di Makoyonif Raider 712/Wiratama, Sabtu (14/4/2018). Bersamaan upacara Alih Komando dan Kendali Yonif Raider 712/Wiratama dari Korem 131/Santiago ke Kodam XIII/Merdeka.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Madsuni memimpin serah terima jabatan tersebut.

(Dari kiri) Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, Mayor Inf Raja Gunung Kurniawan, Mayor Czi Ibnu Muntaha, dan Mayor Czi Bhakti Yuhandika.
(Dari kiri) Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan, Mayor Inf Raja Gunung Kurniawan, Mayor Czi Ibnu Muntaha, dan Mayor Czi Bhakti Yuhandika.

Bagi Mayor Inf Raja Gunung Nasution dan personel Yonif Raider 712/Wiratama, Pangdam berpesan, sebagai satuan pemukul Kodam XIII/Merdeka maka harus memiliki mobilitas tinggi dan siap operasional setiap saat. Termasuk dikerahkan mengatasi berbagai kerawanan (trouble spot) di seluruh wilayah administrasi Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo, dan Provinsi Sulawesi Tengah.

Untuk pelaksanaan operasi militer Kodam XIII/Merdeka, baik yang bersifat operasi militer untuk perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Ditegaskan Madsuni, satuan rider harus mampu mewujudkan kesiapan satuan sebagai penangkal dan penindak awal di wilayah. Dan beroperasi di berbagai bentuk medan untuk menghancurkan musuh. Dengan memanfaatkan unsur pendadakan melalui kemampuan penyerbuan, pembebasan sandera, penghancuran, pertempuran jarak dekat, hingga kemampuan mobile udara dan demolisi yang dimiliki.

Sedangkan Denzipur-4/Yudha Karya Nyata, memiliki fungsi khusus memperbesar daya gerak, daya tempur, dan manuver pasukan kawan. Melalui konstruksi rancang bangun secara cepat, serta menghambat dan mempersulit gerak maju pasukan musuh lewat perusakan sarana dan prasarana secara cepat pula.

Mayjen TNI Madsuni menyerahkan tunggul Yonif Raider 712/Wiratama kepada Mayor Inf Raja Gunung Kurniawan setelah resmi menjabat Danyonif Raider 712/Wiratama.
Mayjen TNI Madsuni menyerahkan tunggul Yonif Raider 712/Wiratama kepada Mayor Inf Raja Gunung Kurniawan setelah resmi menjabat Danyonif Raider 712/Wiratama.

Tugas lain Denzipur 4/Yudha Karya Nyata yang tidak kalah penting, sebut Madsuni, adalah melaksanakan pendeteksian dan penjinakan bahan peledak pada kegiatan Pam VVIP di wilayah tanggung jawab Kodam XIII/ Merdeka.

Namun demikian, tetap harus diingat bahwa Yonif Raider 712/Wiratama maupun Denzipur-4/Yudha Karya Nyata adalah juga merupakan bagian dari masyarakat sosial. Itu berarti, keberadaannya tidak terlepas dari dinamika kehidupan masyarakat sipil di sekitarnya.

“Karena itu, setiap prajurit wajib memahami dan menyadari hakikat dan arti penting Kemanunggalan TNI–Rakyat, sebagai implementasi jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional,” imbuh mantan Danjen Kopassus tersebut.

Hadir pada kesempatan ini, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan SIP, Danlantamal VIII/Manado Laksamana Pertama TNI Ahmadi Heri Purwono SE MM, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP MSi, Irdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Wanti Waranei F (WWF) Mamahit, Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Agus Subiyanto SE MSi, Danlanud Sam Ratulangi Kolonel Nav Insan Nanjaya, Wali Kota Manado Dr GS Vicky Lumentut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka, dan jajaran Kodam XIII/Merdeka.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here