Ikatan Psikolog Klinis Sulut Gelorakan Hari Peduli Autis Sedunia

Diperingati Setiap 2 April

0
169
Pengurus IPK Indonesia Wilayah Sulut bersama para pemerhati autisme menyatakan komitmen bersama.

MANADO-Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Pusat Layanan Autis Provinsi Sulut mengadakan diskusi bertajuk “Together We Can”, di Starbucks Mantos, Senin (2/4/208) pukul 15.00 Wita.

Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Sulut Hanna Monareh MPsi Psikolog mengatakan, diskusi ini untuk memperingati Hari Peduli Autis Sedunia (World Autism Awareness Day) setiap tanggal 2 April.

Diskusi kali ini diikuti anak-anak autis yang berbakat, dr Lydia Maya Wantalangi SpKFR, Kepala Puskesmas Paniki Bawah dr Meiny Manumpil, para pemerhati autisme di Sulut, terapis, orang tua anak autis, dan insan pers.

Hanna Monareh MPsi, Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Sulut membuka diskusi memperingati Hari Peduli Autis Sedunia di Sulut.
Hanna Monareh MPsi, Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Sulut membuka diskusi memperingati Hari Peduli Autis Sedunia di Sulut.

Lanjut Hanna, setiap 2 April, seluruh dunia berempati pada autisme. “Anak autisme juga punya hak yang sama seperti anak-anak normal lainnya,” tutur Hanna.

Dikatakannya, apapun kondisinya, autisme itu unik. Dalam keunikannya ada sesuatu yang luar biasa.

Hanna pun berpesan kepada para orang tua anak dengan autisme, untuk lebih terbuka dan peduli perkembangan anak. “Jika kita mampu menemukan keunikan anak, mereka dapat menjadi kebanggaan keluarga,” seru Hanna menyemangati para orang tua hebat.

Kepada pemerintah daerah, Hanna berharap ada kepedulian lebih besar bagi anak-anak autis. “Terlebih soal biaya yang menjadi salah satu masalah bagi orang tua, untuk mengikutsertakan anaknya melakukan terapi di fasilitas kesehatan,” ucapnya.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here