Kembali, Polres Minut Amankan 20 Koli Sianida dan 20 Sak Borak

0
140
bukti sianida dan borak, saat diamankan Polres Minut, Rabu (21/3/2018) kemarin.

MINUT— Berdasarkan dari hasil pengembangan dari penemuan 28 kaleng Sianida dan carbon super aktif di gudang milik ekspedisi PT Teru Tri Tunggal Cabang Manado di Kelurahan Sukur Kecamatan Airmadidi 16 Maret 2018 lalu, Polres Minahasa Utara (Minut) kembali mengamankan barang berbahaya berjenis sianida dan borak, Rabu (21/3/2018) siang sekira pukul 13 30 Wita, kemarin.

Kanit (Tipiter) Ipda Iwan Toani SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Dibeberkannya, penangkapan ini, hasil dari pengembangan penahanan 28 colly pekan lalu, hingga kami berhasi menemukan 20 colly sianida yang dikemas dalam kaleng, dengan berat 50 kg, bersama 20 sak borak.

“Ini merupakan hasil pengembangan dari penahanan 28 kaleng Sianida dan carbon super aktif beberapa waktu lalu. Barang-barang tersebut kami temukan dalam kontainer dengan nomor ICBU 2490538 truk hino B 9131 AU yang dikirim dari jasa ekspedisi. Kami menghadang kontainer ini di Desa Treman, Kecamatan Kauditan, berawal dari informasi warga, dan barang bukti tersebut, langsung di bawa ke Polres,” jelasnya.

Menurut Toani, dalam pengecekan pada daftar barang, tercantum pemilik borak bernama Cliferd dan pemilik sianida bernama Haris tapi dalam daftar pemilik tertulis tablet kaporit.

“Kasus ini masih sementara dalam pengembangan. Setelah di tahan di Polres, kasus ini langsung diambil Polda,” ujarnya.

Terpisah Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH membenarkan penangkapan tersebut.

“Pekan lalu kami sudah mengamankan 28 koli sianida dan saat ini kembali diamankan lagi, 20 koli sianida dan 20 sak borak,” katanya.

Ditambahkan Pattiwael, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dalam kasus ini, jangan sampai masih ada lagi bahan berbahaya yang beredar di Minut.

“Apalagi tidak ada izin. Ataupun menuliskan dalam formulir pengiriman, bukan bahan berbahaya. Ini sudah pemalsuan dokumen. Untuk itu, kami akan terus melakukan pengembangan lagi,” tukasnya.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here