Korem 131/Santiago-KBT Komitmen Support Pembangunan Nasional Hingga Berantas Narkoba dan Hoax

0
106
Pejabat Korem 131/Santiago dengan Keluarga Besar TNI menyatakan komitmen bersama.

MANADO-Komunikasi sosial antara Komando Resor Militer (Korem) 131/Santiago dengan Keluarga Besar TNI (KBT) menghasilkan sejumlah kesepakatan.

Pertama, mendukung kebijakan pemerintah dalam pembangunan nasional demi kesejahteraan rakyat. Di dalamnya, pemahaman utuh terhadap tugas dan peran TNI Angkatan Darat dan KBT.

Kedua, menopang pemerintah menggalakkan revolusi mental guna menggerakkan seluruh potensi bangsa secara efektif dan efisien, demi percepatan kesejahteraan rakyat. Meski disadari, berbagai rintangan dan hambatan terus menghantam negeri ini. Seperti perilaku korup para pejabat tinggi negara maupun daerah, sehingga menghambat kinerja pemerintahan.

Ketiga, memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah perbatasan. Khususnya di Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan negara Filipina. Dan memiliki demografi dan kondisi sosial yang heterogen. Ini memungkinkan timbulnya berbagai ancaman dan aksi-aksi teror yang dapat meresahkan masyarakat.

Kasiter Kolonel Inf Saripuddin membacakan amanat Danrem 131/Santiago saat komunikasi sosial dengan KBT di Aula Santiago Makorem 131/Santiago, Rabu (21/3/2018).
Kasiter Kolonel Inf Saripuddin membacakan amanat Danrem 131/Santiago saat komunikasi sosial dengan KBT di Aula Santiago Makorem 131/Santiago, Rabu (21/3/2018).

Keempat, memerangi bersama penyalahgunaan narkoba di wilayah Republik Indonesia, yang kini merupakan pasar incaran sindikat narkoba. Tentunya, hal ini butuh peran KBT guna menangkal pengaruh narkoba. Lewat sosialisasi dan penyuluhan bagi keluarga dan masyarakat tentang bahaya narkoba.

Kelima, menyikapi secara bijak terkait maraknya informasi dan berita palsu (hoax). TNI-AD juga berupaya menekan pertumbuhan paham radikalisme.

Danrem 131/Santiago dalam amanatnya yang dibacakan Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Kolonel Inf Saripuddin menjelaskan, pelaksanaan komunikasi sosial bersama KBT yang berisi para sesepuh TNI dan berbagai organisasi yang kelahirannya dibidangi oleh TNI, kiranya dapat terjalin hubungan emosional lebih erat dan harmonis.

Sehingga KBT ikut merasa bertanggung jawab dalam pembinaan teritorial sebagai upaya pertahanan negara. “Dan nantinya bermuara pada dukungan ke pemerintah RI untuk menyukseskan pembangunan nasional,” tandas Saripuddin.

(Harry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here