NKRI Harga Mati, Konser Musik Suara Perbatasan Gaungkan Nasionalisme

0
89
Bupati Sangihe Jabes E Gaghana SE ME bersama Forkompimda dan pejabat tinggi pratama ketika membacakan ikrar bersama menjaga keutuhan NKRI.

TAHUNA – Komitmen bersama menjaga keutuhan NKRI, terpatri dan digaungkan warga perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe, melalui konser musik suara perbatasan di Pelabuhan Tua (Peltu) Tahuna.

Acara yang dikemas secara apik menampilkan komedian sekaligus penyanyi Sangihe Simson ‘Pokale’ Sikape bersanding dengan salah satu artis Sulut Lita Akay menambah semarak perhelatan konser ini.

Pembukaan acara tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diiringi oleh grup musik bambu dari Bethesda Sesiwung.

Menyambut acara ini Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana SE ME dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi.

“Bagi kita yang ada di Sangihe lewat konser musik ini, kita buktikan anak bangsa di Sangihe tidak mengenal perbedaan bahkan perpecahan. Yang ada kepada kita adalah NKRI harga mati yang harus terus kita jaga bersama,” ungkap Gaghana.

Bupati yang datang dengan menggunakan kaos yang bertuliskan Indonesia, mengajak warga yang hadir untuk menjaga keberagaman yang sudah terjalin di Indonesia khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Mari kita wujudkan keindahan NKRI untuk kita semua. Saya datang memakai kaos dengan tulisan Indonesia, supaya citra keindonesiaan kita melekat betul dihari ini,” ungkapnya kembali sambil berharap¬† konser musik tersebut selain menjadi sarana hiburan,¬† namun jauh dari kesemuanya itu adalah makna yang harus dipetik bahwa sejengkalpun jangan ada yang mengusik keutuhan NKRI.

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan ikrar bersama untuk menjaga NKRI yang langsung dibacakan oleh Bupati di dampingi Forkompinda serta sejumlah pejabat tinggi pratama di jajaran Pemkab, bersama siswa yang memadati Peltu.

Sementara itu dalam laporan kepanitiaan, Asis Janis selaku Ketua panitia mengatakan semangat nasionalisme di Sangihe perlu digalangkan di tengah virus hoax yang memecah belah persatuan bangsa. “Hal ini kami wujudkan melalui konser musik ini,” Ungkap Janis.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here