Rapat Pleno Diperluas DPD Partai Hanura Sulut. Jacko: Kader dan Anggota DPRD Kena Sanski, Diberi Kesempatan Kembali

0
128
Rapat Pleno diperluas DPD Hanura Sulut, bersama DPC se-Sulut, dan seluruh Anggota DPRD dari Partai Hanura se-Sulut yang dipimpin Ketua DPD Partai Hanura Sulut Jackson Kumaat.

MANADO –Rapat Pleno diperluas DPD Hanura Sulut, bersama DPC se-Sulut, dan seluruh Anggota DPRD dari Partai Hanura se-Sulut, berlangsung di Kantor Sekretariat DPD Hanura Jalan Samratulangi Manado, Selasa (6/3/20180 siang tadi.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Hanura Sulut, Jackson AW Kumaat, didampingi Sekretaris, Baso Affandi, dan Ketua Bidang Organisasi, Joko Soetrisno, membahas tentang Persiapan Rakerda Partai Hanura Sulut, Penyampaian hasil kordinasi dengan DPP Hanura, Persiapan Pelantikan 7 April 2018 Pengurus Hanura se-Sulut, serta persiapan kunjungan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), serta beberapa hal yang dianggap penting.

Dalam Rapat Pleno diperluas DPD Hanura Sulut ini, ada hal yang sangat menarik yang menjadi keputusan dari Partai Hanura, dimana ada beberapa kader Partai Hanura yang diberi sanksi pemecatan karena ingin menjatuhkan Ketua Umum (Ketum) Oesman Sapta Odang (OSO) dalam gerakan Munaslub beberapa waktu lalu, mendapat kesempatan kembali untuk bergabung.

Kumaat ketika memimpin Rapat tersebut mengungkapkan, bahwa langkah memberikan maaf dan membuka kesempatan bagi para pembangkang untuk kembali bergabung adalah keputusan bijak yang diambil oleh DPP Hanura.

“Saat Rapat Kordinasi antara DPP Partai Hanura dengan DPD Partai Hanura Sulut, telah diambil keputusan bahwa kader dan Anggota DPRD yang melakukan gerakan menjatuhkan Ketua Umum yang sah Oesman Sapta Odang beberapa waktu lalu, diberi kesempatan untuk bergabung kembali bersama-sama,” ungkap Ketua DPD Hanura Sulut yang akrab disapa Jacko ini.

Akan tetapi lanjutnya, para kader dan anggota DPRD tersebut, terlebih dahulu harus membuat surat pernyataan bersedia bekerja dan berjuang untuk Partai Hanura yang dipimpin oleh Ketum OSO. Tapi khusus untuk kader dan Anggota DPRD yang beberapa waktu lalu melakukan tindakan membuat pernyataan yang menyerang pribadi Ketua Umum dan Ketua DPP Bidang Organisasi, Benny Rhamdani lewat media cetak dan online, serta media sosial, harus terlebih dahulu membuat pernyataan permohonan maaf kepada Ketum OSO dan Benny Rhamdani secara terbuka di media cetak maupun online, serta media sosial, dan pernyataan bersedia bekerja bersama dengan seluruh kader Partai Hanura dibawa kepemimpinan Ketua Umum Oesman Sapta Odang, tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jacko juga memohon maaf kepada seluruh kader dan anggota DPRD yang selama ini tetap setia berjuang dan bekerja keras, serta memahami perasaan mereka atas keputusan dari DPP Partai Hanura.

“Kami memahami perasaan seluruh kader dan Anggota DPRD yang selama ini sudah berjuang serta sudah bekerja keras bersama-sama membawa Hanura lolos sebagai Partai Peserta Pemilu di Sulawesi Utara. Kami mengharapkan agar semua harus memahami, karena inilah keputusan bijak yang telah ditetapkan DPP. Kami memahami perjuangan yang dilalui dengan rintangan dan hambatan yang dihadapi, yang justeru dilakukan oleh oknum kader sendiri, sejak tahapan Sipol, Verifikasi administrasi, dan Verifikasi faktual,” pungkasnya.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here