Giat Pengabdian Masyarakat Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 73 WAP di Minut Ditutup

0
326
Acara penutupan Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 73 WAP di Kabupaten Minahasa Utara diselenggarakan di kantor Bapelitbang Minut pada Jumat (09/02/2018).

MINUT– Acara penutupan Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 73 WAP di Kabupaten Minahasa Utara diselenggarakan di kantor Bapelitbang Minut pada Jumat (09/02/2018).

Kepala Badan Kesatuan Kebangasaan dan Politik Marthino Dengah yang mewakili Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan dalam sambutannya mengucapkan selamat atas selesainya pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIK-PTIK angkatan 73 WAP.

“Saya ucapkan selamat kepada para mahasiswa STIK-PTIK angkatan 73 WAP atas selesainya pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat. Semoga ilmu dan pengalaman yang telah ditimbah ini menjadi bekal berharga dalam usaha kita mencerdaskan diri dan masyarakat,” ujar Marthino Dengah SH mengutip sambutan Bupati Vonnie Anneke Panambunan.

Sementara, dalam kesempatan yang sama, Kapolres Minahasa Utara AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH mengatakan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat mahasiswa STIK-PTIK yang bertema khusus tentang permasalahan kemacetan lalu lintas di jalur masuk Interchange Manado Bitung yang ada di Minut sudah bisa teratasi, namun permasalahan lalu lintas akan selalu ada mengikuti kemajuan jaman.

“Permasalahan kemacetan lalu lintas di jalur masuk Interchange Manado Bitung adalah terjadi penyempitan ruas jalur karena volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Namun demikian sudah teratasi dengan dibuatnya jalan tembus SBY jalan Manado Bitung. Akan tetapi, permasalahan lalu lintas akan selalu mengikuti perkembangan peradaban. Semakin tinggi tingkat peradaban manusia, tingkat permasalahan juga akan semakin bervariasi,” tukas Pattiwael.

Kapolres Minut pun memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa STIK-PTIK yang telah selesai melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Minahasa Utara ini.

“Kiranya bisa bertambah wawasan sesuai dengan ilmu akademis yand didapat dari kampus ditambah lagi dengan pengalaman selama mengikuti Pengabdian Masyarakat ini dalam rangka mengemban tugas bagi masyarakat. Dan atas nama kepolisian sebagai objek pelaksanaan Pengabdian Masyarakat, mahasiswa STIK-PTIK juga memberi masukan kepada pemerintah daerah agar masukan yang ada sebagai acuan kita dalam bertindak kedepan seiring perkembangan dinamika suatu daerah yang akan semakin bervariasi. Permasalahan kemacetan lalu lintas juga menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara,” tutup Kapolres Minut Alfaris Pattiwael.

(redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here