Disdukcapil Minut Mulai Cetak KTP-el. Katuuk: Tersedia 10 Ribu Blanko Kosong

0
325
Suzana Katuuk-Anita Enoch.

MINUT- Memberikan pelayan terbaik bagi warga Minut sudah menjadi komitmen bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Buktinya, baru seminggu terjadi kekosongan blanko KTP el, (baca:Stok Blanko KTP- el Kosong, 11.300 Warga Minut Masuk Daftar Tunggu), langsung di follow up dengan menjemput blanko KTP el ke Kementerian Dalam Negeri. Alhasil, atas perjuangan dari pejabat Disdukcapil Minut yang ditugaskan untuk menjemput Blanko KTP-el, Disdukcapil Minut mendapat jatah sebanyak 10 ribu blanko kosong.

Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Minut Suzana Katuuk, keberangkatan pejabat Disdukcapil ke Kemendagri merupakan inisiatif sendiri mengingat belum turunnya anggaran (DPA SKPD).

“Kami berinisiatif untuk menggunakan dana pribadi mengingat belum turunnya anggaran. Hal ini kami lakukan agar pelayanan di Disdukcapil Minut tetap berjalan. Dan tentu saja, kami tetap mengutamakan pelayanan, jadi harus dengan cara jemput bola,” tukas Katuuk sembari bersyukur karena bisa mendapatkan 10 ribu blanko KTP el.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk Anita C. Enoch. Menurut Anita, mulai Kamis (1/2/2018) kemarin, Disdukcapil Minut telah memulai pencetakan KTP-el. Tapi pencetakan KTP-el hanya dilakukan bagi yang sudah berstatus PRR (Print Ready Record atau siap dicetak).

“Status PRR maksudnya, mereka telah merekam datanya terlebih dahulu, datanya sudah masuk di Kementerian Dalam Negeri kemudian dibalikkan kembali ke Disdukcapil setempat. Jadi yang sudah siap dicetak,” jelas Kabid Anita.

Anita juga menambahkan, bagi warga pemegang suket (surat keterangan) bisa datang langsung Disdukcapil Minut untuk menukarkan suket-nya dengan KTP-el. Karena, untuk saat ini dengan keterbatasan blanko kosong, Disdukcapil Minut lebih memprioritaskan pada warga yang benar-benar membutuhkannya.

“Pengalaman kami dari yang lalu, kami mencetak semua yang berstatus PRR dan disalurkan lewat pemerintah (Kumtua) setempat. Akan tetapi, masih ada saja yang datang ke Disdukcapil dan mempertanyakan KTP-el nya karena merasa belum terima. Untuk itu, kami mengubah sistemnya dengan cara seperti yang dijelaskan tadi,” katanya.

Anita juga memberi imbauan, bagi warga yang akan melakukan penggantian KTP, baik itu yang hilang atau pun rusak harus membawa surat keterangan kehilangan atau bukti fisik KTP-el yang lama.

“Bagi pemegang yang KTP-el yang hilang, harus disertai dengan surat keterangan hilang dari Polisi. Dan bagi yang ingin menggantinya dikarenakan rusak, pindah domisili atau sudah kedaluwarsa harus membawa fisik asli KTP yang lama. Ini kami laukakan untuk menghindari adanya warga yang memegang dua KTP,” jelas Anita.

Pantauan sulutaktual. com di kantor Disdukcapil Minut, sekira ratusan warga Minut mendatangi Disdukcapil Minut untuk mengambil/mencetak KTP-el nya. Pelayanan Disdukcapil Minut berjalan dengan baik meski sempat terhenti sejenak karena ada pemadaman listrik dari PLN, akan tetapi langsung teratasi karena tersedianya Genset.

(Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here