DPRD Gelar Paripurna Istimewa Perayaan HUT Sangihe Ke-593

0
266
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sangihe dalam rangka HUT daerah ke-593.

TAHUNA -Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar paripurna istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) daerah ke-593 di ruang rapat kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rabu (31/1/2018).

Paripurna istimewa yang dihadiri oleh anggota DPRD,anggota DPRD Provinsi Sulut Dapil Nusa Utara, Perwakilan Kementerian Pariwisata, Perwakilan Kementerian Kelautan Dan Perikanan, para akademisi, Forkopimda,Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para undangan dibuka langsung oleh Ketua DPRD Benhur Takasihaeng dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa, didampingi Wakil Ketua Fre Jon Sampakang.

Sambutannya Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana SE ME percaya peringatan HUT ini bukanlah sekedar untuk merayakan bertambahnya usia setahun atau satu kegiatan yang bersifat seremonial semata, tetapi sesungguhnya merupakan aktualisasi kesadaran serta kewajiban untuk memuji dan mengucap syukur kepada Tuhan.

“Momentum historis ini mengingatkan kita akan rintisan ide, gagasan dan karya pengabdian yang telah digoreskan oleh putra-putri terbaik daerah dari waktu ke waktu dan generasi ke generasi. Karena itu patutlah kita memberikan penghargaan serta penghormatan kepada pendahulu dan pemimpin sebelumnya,” ungkap Gaghana.

Diusia ke-593 tahun ini lanjutnya, Kabupaten Kepulauan Sangihe tentunya membutuhkan refleksi bagi kemajuan daerah. Karena disamping sebagai momentum HUT daerah, juga untuk mengevaluasi hasil kerja tahun sebelumnya.

“Sekaligus juga merupakan waktu yang tepat bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus melakukan pembenahan dalam proses penyelenggaraan pemerintah agar semakin mantap, optimal, efektif dan efisien,” tandasnya.

Sehingga dalam meletakan fondasi pembangunan di tahun 2018 berdasarkan RPJMD tahun 2017-2022 maka pelaksanaan pembangunan ini diarahkan dari yang bersifat konsumtif menjadi produktif. Khususnya pembangunan di daerah-daerah pinggiran dan pesisir di wilayah perbatasan guna memperkuat konektivitas daerah ke level nasional.

“Pemkab Sangihe bertekad melakukan percepatan pembangunan khususnya dalam memutus rantai kemiskinan dalam program ODSK dan upaya menurunkan angka pengangguran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia ke arah kemandirian,” tegas Gaghana.

Ditambahnya, tahun 2018 ini sebagai tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2017-2022, ukuran keberhasilan pelaksanaan pembangunan dapat dilihat dari indikator dalam pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat sebesar 0,12 persen menjadi 6,12 persen dari tahun sebelumnya dan terus didorong untuk mencapai angka 6,24 persen.

Meningkatkatnya pertumbuhan ekonomi ini sebagai tolok ukur pembangunan ekonomi daerah yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan laju pertumbuhan atas dasar konstan. Di tahun 2017 PDRB atas dasar harga berlaku sebesar Rp 3.352.803.400 dan PDRB atas dasar harga konstan tahun 2016 sebesar Rp 2.567.751.900 dengan laju pertumbuhan implisit PDRB Kabupaten Sangihe tahun 2016 sebesar 4,32 persen. Selanjutnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 68,52 dan Angka Harapan Hidup (AHH) sebesar 69,26 tahun.

“Sehingga tantangan yang kita hadapi ditengah era kompetisi global, tidak lagi terjadi antar daerah tetapi antar negara, antar kawasan sehingga peran seluruh elemen masyarakat menjadi yang utama,” pungkas mantan wabup dua periode ini.

Semetara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Sangihe Benhur Takasiaheng SE mengungkapkan, dalam momentum hari lahirnya daerah Kepulauan Sangihe ke-593 ini ada begitu banyak harapan dan dambaan masyarakat yang dipercayakan kepada pemerintah kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Jabes E Gaghana SE ME dan Wabup Helmud Hontong SE.

“Agar daerah ini dapat lebih maju dan berkembang menuju kejayaan dan kesejahteraan masyarakat Nusa Utara terlebih kesiapan daerah ini,” tutupnya.

Selesai Rapat Paripurna Istimewa dilakukan penandatanganan MoU investasi sektor perikanan antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan Gladery Fishing in Coorporatied General Santos Philipina. Selanjutnya penandatanganan MoU pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana kampung antara pemkab dengan Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dan Polres Sangihe. Kemudian ada penyerahan bonus bagi 3 olahragawan peraih medali emas dan penandatanganan MoU.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here