Pjs Kapitalaung Ahapatung Berulah, Dandes Ratusan Juta Disimpan Sendiri

0
177

TAHUNA -Pengangkatan Pejabat Sementara (Pjs) Kapitalaung oleh pemerintah daerah untuk mengisi kekosongan pimpinan kampung akibat masa jabatan selesai, ternyata menuai banyak persoalan. Pasalnya sejumlah oknum Pjs Kapitalaung yang dilantik tersebut menggunakan jabatan yang diberikan untuk orientasi tertentu. Dan saat ini sejumlah Pjs dimaksud justru berulah sehingga menimbullan persoalan di masing-masing kampung yang dipimpinnya.

Seperti halnya di Kampung Ahapatung Kecamatan Tabuka  Selatan Tengah, dimana Alwet Pantas Spd menggunakan kekuasan Pjs-nya untuk membuat persoalan di Kampung Ahapatung.

Menurut laporan sejumlah masyarakat ketika bersua dengan suluaktual.com bahwa diduga oknum Kapitalaung mereka telah melakukan tindakan bertentangan dengan aturan terkait pengelolaan dana desa (Dandes).

“Ada Dandes tahap kedua yang telah dicairkan dari bank justru tidak diserahkan ke bendahara tetapi dipegang sendiri oleh kapitalaung,” terang sejumlah warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Lebih lanjut warga tersebut menyatakan ketika pencairan Dandes tahap kedua tahun anggaran 2017 belum lama ini, saat uang keluar dari kasir bank, bukan diterima atau diserahkan ke bendahara tetapi langsung diambil yang bersangkutan.

“Jadi saat itu bendahara hanya diikutsertakan untuk kepengurusan berkas pencairan, saat uang sudah dikeluarkan oleh bank melalui kasir uang langsung diambil kapitalaung dan bendahara hanya diserahkan uang sebesar Rp 5 juta saja saat di bank”, jelas mereka kembali.

Olehnya warga meminta instansi teknis terkait untuk segera turun ke kampung mereka terkait dengan ulah Kapitalaung ini.

“Kami tidak ingin sepak terjang Kapitalaung justeru kedepan akan merugikan kampung kami apalagi yang bersangkutan hanya sebagai Pjs saja,” harap mereka.

Pjs Kapitalaung Kampung Ahapatung Alwet Pantas Spd yang notabane juga sebagai Kepala Sekolah Dasar GMIST Tambung ketika dikonfirmasi terkait dengan sepak terjangnya ini melalui nomor HP 08219240XXX tidak merespon, demikian juga upaya konfirmasi via SMS, sampai berita ini diturunkan tidak pernah ada balasan SMS dimaksud.

(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here