Wawali Mor ‘Jual’ Keindahan Bunaken dan Gunung Tumpa di Perancis

0
197
Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastian melayani pengunjung stand Kota manado di Festival Colorful Indonesia, Prancis.

PARIS – Harapan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk menjadikan Manado sebagai salah satu target kunjungan wisatawan asing di Indonesia begitu besar. Berbagai cara dilakukan demi untuk memperkenalkan Kota Manado keseluruh dunia, seperti mengikuti ‘Festival Colorful Indonesia’ (FCI) di Paris, Prancis, 23-24 September 2017 lalu.

Stand Pemkot Manado pada Festival ini menampilkan produk-produk unggulan khas Manado di Pavillion Dauphine Paris, Prancis.

Wakil Wali (Wawali) Kota Manado, Mor Bastian SE bersama Wakil Ketua TP-PKK Manado, Ny. Imelda Markus dan rombongan pariwisata dipimpin Kadis Pariwisata Manado, Lenda Pelealu nampak sibuk melayani pertanyaan pengunjung, yang rata-rata para turis sambil menjelaskan sejumlah destinasi wisata Manado.

Keindahan Pulau Bunaken dengan taman lautnya dan keberadaan Gunung Tumpa di kawasan Tahura (Taman Hutan Rakyat) A.W Worang, Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken mencuri perhatian para wisatawan pengunjung Stand Pemkot Manado di ‘Festival Colorful Indonesia’ (FCI) Prancis ini.

Ketertarikan dan rasa penasaran para pengunjung akan Informasi mengenai Gunung Tumpa disambut baik Wawali Mor dengan sedikit memberikan gambaran soal Gunung Tumpa.

“Gunung Tumpa memiliki ketinggian 750 meter di atas permukaan laut, dan memiliki pemandangan langsung ke laut lepas. Pengunjung bisa melihat langsung Pulau Manado Tuna, Pulau Bunaken, Siladen, Mentehage dan Pulai Nain. Semuanya nampak seperti terapung di atas air laut membentengi teluk Manado,” jelas Wawali Mor kepada para pengunjung Stand Pemkot Manado.

Lanjut Wawali yang dekat dengan para jurnalis, keindahan dan pesona tersendiri lainnya dari Gunung Tumpa, dari Puncak Gunung Tumpa, bisa menyaksikan langsung matahari terbit (Sunrise) pada pagi hari dan matahari terbenam (Sunset) pada sore hari, ungkapnya.

Wawali Mor juga mengomentari terkait keikutsertaan Pemkot Manado dalam Festival Pariwisata di Kota Paris.

“Festival ini menjadi ajang terintegrasi promosi potensi bisnis dan investasi, pariwisata, kebudayaan, dan kuliner. Ini kesempatan Kota Manado, baik pemerintah maupun perusahaan Indonesia memperkenalkan potensi-potensi daerahnya,” jelas Mor.

FCI sudah tahun ketiga dilaksankan KBRI Prancis bekerjasama dengan Indonesia Diaspora Network di Prancis (IDNF) menampilkan ragam elemen potensi Nusantara. Dari aneka seni budaya, kuliner, kain Nusantara hingga bazaar kuliner.

“Kota Manado sendiri salah satu daerah dipilih bekerjasama dengan Beyond Bali dan Lombok FCI 2017 untuk memperkenalkan potensi-potensi daerah. Khusus Manado, salah satu daerah di Indonesia yang menurut masyarakat Prancis, mereka tertarik dengan ragam tujuan wisatanya serta alamnya yang asri dan heritage,” pungkas Wawali Mor.

(Budi/tim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here