Waah… Diduga Kasat Pol-PP Minsel Ancam 4 Wartawan

0
142
Lokasi lahan di Pasar Tenga yang kini jadi sengketa.

MINSEL – Dugaan Pengancaman yang di lakukan oleh oknum pejabat Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) inisial NR kepada empat Media yang pos liputannya di Pemkab Minsel kini menjadi sorotan tajam publik.

Sebelum mendapat ancaman berupa SMS, empat Wartawan Biro Minsel (SpeedNews- manado, Kabarpost, Sulut Aktual, dan Elnusanews), awalnya telah melakukan Investigasi ke lokasi Pasar Tenga, Jumat (24/2/2017) pekan lalu.

Saat ke 4 Wartawan sedang mengambil gambar lokasi dengan menggunakan kamera, tiba-tiba Istri oknum dan beberapa keluarga lainnya menegur dengan suara lantang.

”Kiapa Foto- foto tu pasar deng NR pe rumah ada apa ini (ucap salah satu keluarga). Foto bae- bae, ucap seorang wanita yang di ketahui istri NR, menambahkan.
Setelah mendapatkan penolakan, empat wartawan tersebut langsung meninggalkan lokasi.

Menurut Sekdes Tenga Sonny Lintong mengatakan bahwa lokasi tersebut (Pasar Tenga) dulunya milik keluarga Lin Waroka dan telah di hibahkan ke Pemdes. Dan setelah pembentukan Pemkab Minsel, olehnya di hibahkan lagi ke Pemkab Minsel untuk jadikan pasar, tutur Lintong.

Kumtua Tenga Wempie Tumbelaka ketika di konfirmasi via Ponsel membenarkan bahwa ucapan Sekdes tersebut adalah benar (sesuai register desa). Tumbelaka menjelaskan bahwa, orang Tua dari (NR) dahulunya pernah menyewa tempat berjualan dengan mendirikan kios tersebut(bukan milik pribadi). Namun anehnya kini lokasi tersebut diklaim NR adalah milik keluarganya, pungkas Tumbelaka.

Karena Investigasi tersebut, ke empat wartawan menerima ancaman dari NR melalui pesan singkat (sms).

“Bos cuma suka doi kurang apa lagi soge dan kalu suka mo cari hal boleh kita tunggu ngana pe jago,” isi pesan ancaman Kasat Pol PP Minsel NR lewat ponsel.

Ketika di konfirmasi media ini, NR marah dan tidak senang wartawan yang melakukan peliputan terkait pasar Desa Tenga.

(Ismail Arjuna)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here