BMKG Sajikan Data Realtime di Command Center Manado Cerdas

0
559
BMKG menyajikan data realtime prakiraan iklim dan cuaca di Command Center Manado Cerdas.
 MANADO- BMKG Sulut Hadirkan Data Realtime Iklim dan Cuaca di Cerdas Command Center Pemkot Manado. Koordinasi lintas instansi untuk menghadirkan peringatan dini terhadap cuaca ekstrim serta kesiap siagaan bencana yang terkait dengan iklim dan cuaca, menjadi salah satu kunci penting bagi kewaspadaan dini masyarakat. Kehadiran koordinasi yang cepat dan terintegrasi akan membuat masyarakat dengan mudah melaksanakan langkah-langkah yang terpadu dan terintegrasi.

Untuk menghadirkan koordinasi lintas instansi pasca bencana banjir yang dialami Kota Manado pada Kamis (26/1/2017) lalu, Dinas Kominfo bergerak cepat, mengundang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara untuk menyusun rencana aksi bagi tersedianya akses data BMKG di Cerdas Command Center.

Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Erwin Kontu, S.H, didampingi Kepala Bidang Persandian, Noldy Kilapong, S.E. melaksanakan Rapat Koordinasi di Cerdas Command Center, Senin (30/1/2017) bersama Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara yang dihadiri langsung oleh Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Manado, Irwan Slamet, S.T, M.Si, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Sam Ratulangi, Fransin Adriani Pattinama, S.T., didampingi Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Manado, Edward Mengko, dan Satria Indra Gunawan, Kepala Seksi Observasi Stasiun Geofisika Kelas I Winangun Manado.

Saat ditemui usai Rapat Koordinasi, Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Erwin Kontu menjelaskan posisi Pemkot Manado dalam mengakses data dan informasi terkait cuaca dan iklim.

“Dalam penanganan data dan informasi seperti kejadian Kami memang menerima beberapa pemberitahuan resmi dari BMKG Sulut tentang perkembangan iklim dan cuaca di Sulut sebagaimana kejadian Kamis, (26/1/2017) lalu.

Dengan posisi Pemkot Manado yang reaktif, tentu kita tidak up to date, dan ini sangat menyulitkan. Apalagi proses pengiriman dan penerimaan data dan informasi bersifat manual.

Sebagaimana arahan dan petunjuk Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut melalui Wakil Walikota, Mor Dominus Bastiaan, ke depan, kami menginginkan data realtime bisa tersaji secara sistem, bahkan hingga sms gateway dan early warning system lainnya.

“Dalam smart city, target kami, untuk data realtime iklim dan cuaca bisa machine to machine,” ujar Kadis Kontu.

Pihak BMKG Sulut sendiri memberi apresiasi atas respons Pemerintah Kota Manado menghadirkan akses data meteorologi dan geofisika di Cerdas Command Center. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Erwin Slamet usai rapat mengemukakan,”Kegiatan lintas instansi dengan Command Center Cerdas sangat kami apresiasi. Saya senang, karena bagaimanapun kita punya data, analisis, dan warning system. Dengan adanya akses data realtime machine to machine ini, kita bisa menyalurkan data dan informasi klimatologike tempat yang benar, tempat yang terlindungi. Data kita juga terlindungi. Fasilitas kita juga bisa save, saya sangat mengharapkan c3 akan menjadi media informasi yang sangat kompleks yang sangat bermanfaat dan integrited untuk semua kalangan di Manado.”

Jika seluruh persiapan administratif kerjasamanya rampung, maka di Cerdas Command Center Pemkot Manado akan tersaji secara realtime cuaca iklim di Manado serta Kabupaten/Kota yang kemungkinan berdampak signifikan terhadap Manado seperti Minut, Minahasa, Tomohon, cuaca lokal, terutama di tempat wisata, gempa bumi, cuaca saat keberangkatan pesawat terbang dan di daerah tujuan, serta berbagai kebutuhan data lainnya terkait data cuaca dan iklim.

(ebs)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here