Kematian Sumendap Ganjil, Diduga Dibunuh Bukan Bunuh Diri

0
3356

Airmadidi, SulutAktual – Kematian Jemmy Sumendap (48) warga Desa Tontalete Kecamatan Kema yang adalah Apartur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minahasa Utara (Minut), yang ditemukan tergantung di gedung tua sekretariat KONI Minut, Rabu (9/11/2016), dinilai ganjil sejumlah pihak.

Kuat dugaan, menurut ASN dan masyarakat yang menyaksikan keadaan korban, kematian korban bukan karena bunuh diri melainkan dibunuh.
“Korban tergantung tidak utuh, kakinya berada di lantai, bahkan ada bercak darah di tubuh hingga lantai. Ini bukan bunuh diri, kalau bunuh diri, lidah pasti keluar, tetapi ini tidak,” ungkap sejumlah ASN dan warga.

Sejumlah ASN juga mengatakan pribadi korban adalah seorang ASN yang rajin bekerja serta loyal dan tidak ada persoalan di kantor.

“Berkaca pada keseharian korban di kantor, yang selalu enjoy denga  pekerjaan, tidak mungkin korban bunuh diri,” kata sejumlah ASN yang masih belum percaya korban sudah tak bernyawa.

Sementara itu, Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengatakan korban akan di bawah ke RS Prof Kandouw untuk di visum.

“Dugaan sementara adalah bunuh diri. Tetapi kita lihat saja hasilnya setelah selesai di visum. Nanti akan diketahui kematian korban karena apa dan kapan korban meninggal,”  tukas Irianto saat berada di lokasi memimpin identifikasi.

Lanjut Kapolres, saat ini pihaknya sementara melakukan pemeriksaan sejumlah saksi yang diduga mengetahui keberadaan korban sebelum korban hilang kontak dan beberapa pekerja jalan yang pertama kali menemukan jenazah korban.

Sementara itu, isteri korban Youke Watuna (43) bersama anaknya Alfa Sumendap (10) langsung menuju ke lokasi saat teman korban menghubungi isterinya dan keluarga. Dengan tampak lesu dan air mata,  isteri korban yang masih dalam keadaan pemulihan karena sakit duduk melihat olah TKP suaminya.

Menurut Youke, korban hilang kontak sejak Senin (7/11/2016) sekitar pukul 14.00 Wita. “Kita sempat telp siang, dia (korban, red) ada di kantor. Selanjutnya tidak bisa berhubungan lagi,” ungkap isteri korban.

Dalam olah TKP, petugas turut mengamankan motor dinas korban yang terparkir di bagian belakang gedung eks Dinas Pemadam Kebakaran Minut ini.
(Alfian Posumah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here