Dibandrol 3 M, LSM Minta Dekab dan Dikpora Minut Transparan Soal DAK

0
132

Airmadidi, SulutAktual – Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disalurkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dinilai penuh tanda tanya. Pasalnya, dana sebesar Rp 3 miliar yang terbagi dalam 40 paket tersebut menyimpang dan diduga ada beberapa anggota dewan terhormat, terlibat didalamnya.

Menyikapi akan hal itu Kepala Departemen Khusus (Kadepus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Waraney Puser In’Tana Toar Lumimuut (WPITL) Jefran De Jong kepada sejumlah wartawan mengatakan, pihaknya meminta Dekab Minut dan Dikpora harus transparan mengungkap dana tersebut ke publik, karena ini sudah merugikan uang negara, dan saya harapakan kepada Kejaksaan dan Kepolisian untuk mengusut tuntas permasalahan ini, karena dana DAK sangat besar nilainya.

Lanjut De’Jong, sebagai lemba­ga pengawas, sejatinya mengawasi pro­ses pelaksanaan proyek yang akan dikebut­ sisa tahun 2016 ini. Lucunya, justru banyak dari anggota dewan mengintervensi ja­lanya proses realisasi anggaran DAK di s­ekolah.

“Jika legislator kembali pada fungsinya­ sebagai pengawas saya rasa tidak akan a­da polemik dan pelaksanaan realisasi anggaran ini dan akan berjalan sesuai ketentuan­,” tuturnya.

Terpisah ketua Dekab Minut Berty Kap­ojos SE tak menampik kabar intervensi terse­but. Alasanya, bahwa ada aspirasi dari legislator yang boleh j­adi masukan lewat DAK di APBD Perubahan ke­mudian tertuang dalam realisasi anggaran­ di SKPD Dikpora.

“Bisa jadi ada, namun intervensinya sebatas, karena itu adalah aspirasi dari anggota dewan di daerah pemilihan,” papar K­apojos.

Ditanya soal adanya intervensi un­tuk mengatur ataupun mengarahkan anggara­n DAK, Kapojos menyatakan tidak tahu.­ “Kabar ini baru saya dengar dari wartaw­an. Tapi jika benar nanti akan saya coba­ cek kebenaranya,” Tegas Kapojos.
(Alfian Posumah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here